Meningkatkan Kesiapan Mahasiswa DIII Keperawatan dalam Menghadapi Ukom melalui Bimbingan Intensif di Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Tommy Pangandaheng STIKES RS. Prof. Dr. J.A. Latumeten
  • Ummul Hairat STIKES RS. Prof. Dr. J.A. Latumeten

DOI:

https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.1839

Keywords:

bimbingan intensif, kesiapan, mahasiswa keperawatan, masa pandemi covid-19, ujian kompetensi

Abstract

Lisensi keperawatan adalah bentuk legislasi keprofesionalitasan perawat saat memberikan pelayanan kepada orang lain khususnya pasien dan keluarga. Lisensi keperawatan didapatkan setelah dinyatakan lulus uji kompetensi. Setiap pelaksanaan uji kompetensi diperlukan kesiapan yang cukup pada mahasiswa terlebih lagi di masa pandemic yang dilakukan pengurangan intensitas belajar tatap muka. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisa bagaimana kesiapan mahasiswa DIII Keperawatan dalam menghadapi Uji Kompetensi melalui bimbingan intensif dimasa Pandemi COVID-19. Jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one shot case study digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan di kampus STIKes RS Prof. Dr. J.A. Latumeten. Waktu penelitian dilaksanakan sebelum mahasiswa mengikuti Ujian Kompeten Nasional Indonesia yaitu sejak bulan Maret hingga November Tahun 2021. Populasi dalam sampel ini adalah semua mahasiswa D III Keperawatan Akper Rumkit Tk. III Dr. J.A. Latutemen yang mrngikuti Ujian Kompetensi. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa DIII Keperawatan yang mengikuti bimbingan intensif dan mengacu pada teknik sampling yaitu sebanyak 70 responden. Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Analisis bivariate menggunakan jenis analisis uji nonparametrik wilcoxon sign test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang siginifkan setelah pemberian bimbingan intensif dengan nilai p value = 0,003. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan skor bimbingan tidak mencapai keberhasilan 100%. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan antara nilai ukom dengan bimbingan intensif dalam kegiatan uji kompetensi.

References

AIPNI. (2018). Surat Edaran Try Out UKOM. Aipni-Ainec.Org.

Akbar, M. A. (2021). Strategi Belajar Melalui Appskep Untuk Peningkatan Kelulusan Kompetensi Perawat / Ners. Lentera Perawat, 2(1), 18–19.

Choeron, R. C., & Metrikayanto, W. D. (2020a). Meningkatkan Kesiapan Uji Kompetensi Ners Melalui Bimbingan Intensif. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 6(1), 143–147. https://doi.org/10.33023/jikep.v6i1.574

Choeron, R. C., & Metrikayanto, W. D. (2020b). Meningkatkan Kesiapan Uji Kompetensi Ners Melalui Bimbingan Intensif. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 6(1).

Delfina, R., Maiyulis, M., & Slamet, S. (2021). Hubungan Kesiapan Institusi Dengan Kelulusan Mahasiswa D3 Keperawatan Dalam Menghadapi Exit Exam. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 4(2), 300–309. https://doi.org/10.33369/jvk.v4i2.19402

Diane, B. (2011). The Story of Nurse Licensure: Nurse Educator, Lippincott Williams & Wilkins. Nurse Educator, 36(1)(16–20). https://doi.org/https://doi.org/10.1097/NNE.0b013e3182001e82

Fitria, R., Serudji, J., & Evareny, L. (2019). Persiapan Uji Kompetensi Bidan sebagai Exit Exam. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(1), 195. https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i1.590

Malisa, N. (2020). Pengaruh Bimbingan Uji Kompetensi Online Terhadap Hasil Tru Out Lokal Uji Kompetensi Mahasiswa Akper RS. Dustira. Jurnal Skolastika Keperawatan, 6(1).

Nurlinawati, I., Rosita, & Sumiarsih, M. (2020). Mutu Tenaga Kesehatan di Puskesmas: Analisis Data Risnakes 2017. AN-Nur : Jurnal Kajian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 109–117.

Palingrungi, B. (2020a). Analisis Faktor Prediktor Kelulusan Ujian Kompetensi Ners Indonesia Regional XII Wilayah Sulawesi di Kota Makassar. Universitas Hasanuddin.

Palingrungi, B. (2020b). Analisis Faktor Prediktor Kelulusan Ujian Kompetensi Ners Indonesia Regional Xii Wilayah Sulawesi Di Kota Makassar [Universitas Hasanuddin Makassar]. In repository.unhas.ac.id (Vol. 21, Issue 1). https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/4497/2/C012171060_tesis 1-2.pdf

Pitono, & Istianah. (2016). Lulusan Ners STIKes Rajawali Bandung. Prosiding Seminar Nasional & Lokakarya Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan.

Prawiyogi, A. G., & Toyibah, R. A. (2020). Strategi Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Model Sertifikasi Kompetensi. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 1(1), 78–86. https://doi.org/10.34306/abdi.v1i1.103

RISTEKDIKTI. (2015). Panduan Pelaksanaan Uji Kompetensi Bagi Mahasiswa Program Diploma III Kebidanan, Diploma III Keperawatan dan Profesi Ners Periode September Tahun 2015. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sari, A., Ulfa, I. M., & Salmarini, D. D. (2020). Layanan Persiapan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan di Universitas Sari Mulia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 275–285.

Simbolon, K. (2020). Ujian Nasional Sebagai Penentu Kelulusan Merugikan Peserta Didik. 57(2), 1–14.

Utami, I. T. (2022). Pelaksanaan Uji Kompetensi Di Era Pandemi. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 97–104. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i1.1551

Downloads

Published

11/26/2023

How to Cite

Pangandaheng, T. ., & Hairat, U. . (2023). Meningkatkan Kesiapan Mahasiswa DIII Keperawatan dalam Menghadapi Ukom melalui Bimbingan Intensif di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan, 15(4), 1–8. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.1839