Depresi Berhubungan dengan Durasi Tidur pada Pasien Stroke

Authors

  • Glorya Riana Latuperissa STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Wa Ode Nurlina STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Rita Kombong STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Ireine Tauran STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Agustina Agustina STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten

DOI:

https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.2055

Keywords:

durasi tidur, pasien stroke, rumah sakit, tingkat depresi

Abstract

Penurunan kondisi yang dihadapi pasien stroke menyebabkan masalah psikologis baru yaitu depresi. Masalah baru yang muncul berdampak pada durasi tidur penderitanya. Tujuan dalam penelitian ini dirumuskan untuk menganalisa ada atau tidaknya hubungan tingkat depresi dengan durasi tidur pada pasien stroke. Pada penelitian ini penggunaan jenis penelitian non-eksperimental cross sectional dipilih untuk menganalisa. Teknik sampling dengan cara consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 32 responden. Kuesioner Hamilton Rating Scale for Depression merupakan instrument untuk menilai tingkat depresi responden. Hasil dianalisa menggunakan uji statistik Chi-Square. Mayoritas responden penelitian berjenis kelamin perempuan (62,5%) berada pada rentang usia 64-70 tahun (28,1%) dengan Pendidikan terakhir SMA (62,5%). Mayoritas responden mengalami depresi berat dengan durasi tidur kategori pendek yaitu 11 responden. (34,37%). Hasil uji statistic diperoleh nilai p = 0,000. Nilai ini menunjukkan ada hubungan tingkat depresi dengan durasi tidur pada pasien stroke di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Hasil nilai positif menunjukkan semakin berat kategori depresi maka menyebabkan durasi tidur yang pendek.

References

Arum, S. P. (2015). Stroke, Kenali, Cegah & Obati. (Bewe, Ed.) Yogyakarta: Notebook.

Asmadi. (2008). Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Depok: Salemba Medika.

Barbara, K., Glenora, E., Audrey, B., & Snyder, J. S. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, & Praktik (7 ed., Vol. 2). Jakarta: EGC.

Batticca, B. F. (2012). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Persarafan. Jakarta: Salemba Medika.

Chen, J. C., Brunner, R. L., Ren, H., Smoller, S. W., Larson, J. C., Levine, D. W., et al. (2008). Sleep Duration and Risk of Ischemic Stroke in Postmenopausal Women. American Stroke Assocition , 3185-3192. http://stroke.ahajournals.org. Diakses Tanggal 11 November 2015

Dahlan, M. S. (2011). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Deskriptif, Bivariat dan Multivari Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta: Salemba Medika.

Darmawansari. (2013). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Depresi Pada Pasien Stroke Di Rumah Saikt Umum Daerah Labuang Baji Makassar Tahun 2013 . http://repository.unhas.ac.id. Diakses Tanggal 6 April 2016.

Dharma, K. K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan : Paduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta: Trans Info Media.

Dudung, J., Kaunang, T. M., & Dundu, A. E. (2012). Prevalensi Depresi Pada Pasien Stroke Yang Di Rawat Inap Di Irina F RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode November – Desember 2012. e-Clinic (eCl) , 573-578. http://download.portalgaruda.org. Diakses Tanggal 11 Desember 2015

Fang, J., Wheaton, A. G., & Ayala, C. (2014). Sleep duration and history of stroke among adults from the USA. American Stroke Associaton. 531 - 537. http://stroke.ahajournals. Diakses Tanggal 5 November 2015

Hawari, D. (2013). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hidayat, A. A. (2013). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia : Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Lumbantobing. (2007). Stroke Bencana Peredaran Darah di Otak. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Mambrasar, M., Tumboimbela, M. J., & Kembuan, M. A. (2013). Profil Kualitas Tidur Pada Pasien Stroke Akut Di Bagian Neurologi RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado Periode November 2013-Desember 2013. Jurnal e-Clinic . http://download.portalgaruda.org. Diakses Tanggal 6 April 2016.

Mayasari, T. W. (2013). Gambaran Umum Depresi. vol 2, 1938-1957. http://download. portalgaruda.org. Diakses Tanggal 6 April 2016.

Mubarak, I. W., & Chayatin, N. (2008). Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia Teori & Aplikasi dalam Praktik. Jakarta: EGC.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2012). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik (4 ed., Vol. 2). Jakarta: EGC.

Riskesdas, 2. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Retrieved from http://www.depkes.go.id. Diakses Tanggal 11 November 2015

Saam, S., & Wahyuni, S. (2013). Psikologi Keperawatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Saryono. (2010). Kumpulan Instrumen Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Smeltzer, C. S., & Bare, G. B. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth (8 ed., Vol. 3). Jakarta: EGC.

Soekidjo, N. (2010). Metologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

12/28/2023

How to Cite

Latuperissa, G. R. ., Nurlina, W. O. ., Kombong, R. ., Tauran, I., & Agustina, A. (2023). Depresi Berhubungan dengan Durasi Tidur pada Pasien Stroke. Jurnal Keperawatan, 15(4), 435–440. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.2055