Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Efikasi Diri Santriwati dalam Pencegahan Penularan Skabies di Pondok Pesantren

Authors

  • Triana Arisdiani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Ahmad Asyrofi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
  • Saila Zivana Rosida Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

DOI:

https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.1085

Keywords:

efikasi diri, pendidikan kesehatan, pengetahuan, skabies

Abstract

Skabies menduduki peringkat 6 besar penyakit yang disebabkan oleh parasit epidermis pada kulit dengan insiden tertinggi di dunia pada tahun 2020. Pendidikan kesehatan adalah upaya mempengaruhi      individu, keluarga maupun masyarakat guna mampu menjalankan perilaku yang lebih baik, karena memberikan juga meningkatkan pengetahuan, sikap serta keterampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan efikasi diri santriwati dalam pencegahan penularan scabies di Pondok Pesantren. Jenis penelitian ini adalah “Quasi Eksperiment”, dengan rancangan Pretest and Posttest control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Random simple sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang skabies masing-masing variabel dalam penelitian ini memiliki nilai Cronbach Alpha yang lebih besar dibandingkan 0,6 dan  memiliki nilai sebesar 0,937. Instrumen yang kedua kuesioner general scale self efficacy   dengan hasil seluruhnya memiliki t-value > 1.96 dan bermuatan faktor        positif. Alat analisis data menggunakan Uji Wilxocon dan Uji Man Whitney. Hasil penelitian ini menggunakan analisis uji Wilcoxon menunjukan adanya perbedaan pada tingkat pengetahua dan efikasi diri yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan nilai p = 0.0001 (p>0,05), dan hasil dari uji Man Whitney didapatkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan dan efikasi diri pada kelompok edukasi dan kontrol saat post-test dengan nilai p= 0.0001 (p>0,05). Peneliti menyarankan pihak pondok pesantren mampu bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk mengadakan promosi kesehatan secara rutin tentang Skabies maupun penyakit menular lainnya.

References

Anwar, I. M. D., Juniartha, I. G. N., & Suindrayasa, I. M. (2022). Perbandingan Efektivitas Penggunaan Video Animasi dengan Video Demonstrasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar Remaja. Jurnal Keperawatan, 14(2), 55–66. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan

Arisdiani, Triana, Ahmad Asyrofi, Sofiana. (2021). Studi Tingkat Pengetahuan dan Fasilitas Pembiayaan dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Hipertensi dalam Menjalani Pengobatan. Jurnal Keperawatan, 13, 235–244. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1246

Asyrofi, A & Triana, A. (2021). Upaya Peningkatan Kemampuan Perawatan Diri Klien Diabetes Mellitus. Jurnal Dikemas, 1, 17–22. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/dikemas/article/view/937

Basuki, I. N. & A. T. (2015). Analisis Statistik dengan SPSS. Danisa Media.

Bulechek, G.M, Butcher, H.K., Dochterman, J.M & Wagner, A. M. (2016). Nursing Intervension Classification (NIC) (I. N. & R. D. Tumanggor (Ed.); Ed. 6). Elsevier.

Desiani, S., Nuraeni, A., & Priambodo, A. P. (2017). How Do Knowledge and Self-Efficacy of Internship Nursing Students in Performing Cardiopulmonary Resuscitation?. Belitung Nursing Journal, 3(5), 612–620. https://doi.org/10.33546/bnj.147

Elsera, C., Agustina, N. W., & Choirunisa, A. (2022). Pengetahuan ibu tentang deteksi dini kanker payudara dengan sadari. Jurnal Keperawatan, 14, 1117–1124. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/kepera watan.v14i4.510

Eva Yuliani, Sastriani, Irfan, R. (2023). Pengaruh Edukasi Gizi 1000 Hpk terhadap Pengetahuan Ibu dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Kabupaten Majene Eva. Jurnal Keperawatan, 15, 491–498.

Harianti, T., Nuryadi, P. E., Oktarama, A., & Tantia, L. (2023). Karakteristik pasien skabies di smf ilmu kesehatan kulit dan kelamin rsud mandau kabupaten bengkalis periode januari 2021- januari 2022. Collaborative Medical Journal (CMJ), 6(1), 1–8.

Herdman, T. . & S. . (2018). Nanda Internasional Diagnosis Keperawatan : Definisi dan Klasifikasi 2018-2020 (Edisi 11). EGC.

Heriyanti, E., Arisdiani, T., & Yuni Puji Widyastuti. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Remaja Putri. Community of Publishing in Nursing, 6(3), 143–156. https://ojs.unud.ac.id/index.php/coping/article/download/53580/31753

Husna, R., Joko, T., & Selatan, A. (2021). Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Skabies Di Indonesia : Literatur Review Factors Related To The Incidence Of Scabies In Indonesia : Literature Review Health penyakit yang berhubungan dengan air. 11(1). https://doi.org/https://doi.org/10.47718/jkl.v10i 2.1169

Mading, M., & Bule Sopi, I. I. (2019). Kajian aspek epidemiologi skabies pada manusia. Jakarta: Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Waikabubak.

Muliawati, N. K., Puspawati, N. L. P. D., & Dewi, P. S. M. (2022). Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Masyarakat dalam Adaptasi Kebiasaan Baru Masa Pandemi Covid-19 di Tempat Kerja. Jurnal Keperawatan, 14(81), 19–26. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/kepera watan.v14iS1.3

Pefbrianti, D & Fadhilah, M, R. (2022). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis. Prepotif:Jurnal Kesehatan, 6(2), 1163–1170. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.3828

Putri, N. A. S., Suindrayasa, I. M., & Kamayani, M. O. A. (2022). Pengetahuan Berhubungan Dengan Efikasi Diri Dalam Memberikan Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Pada Remaja. Coping: Community of Publishing in Nursing, 10(2), 187. https://doi.org/10.24843/coping.2022.v10.i02.p10

Qusuma, R. (2022). Penerapan Konseling Individu dalam Meningkatkan Efikasi Diri Santri di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Hasanah Sajir. Doctoral dissertation, UIN Sultan Maulana Hasanuddin.

Rusana , Ahmad Rofiq, Edi Sucipto, K. W., & Ida Arian. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan menggunakan Aplikasi Cegah Stunting (Ceting) terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu. Jurnal Keperawatan, 15, 845–852.

Trave, I., Muracchioli, A., Cozzani, E., & Parodi, A. (2022). Scabies revisited in the COVID-19 era. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 36(10), e760–e761. https://doi.org/10.1111/jdv.18335

WHO (World Heath Organization). (2020). Scabies and other ectoparasites [Internet]. http://www.who.int/neglected_d iseases/diseases/ scabies-and- other-ectoparasites/en/

Widasmara, D. (2022). Konsep Baru Skabies. UB Pres.

Widiastuti, Y. P. (2021). Identifikasi Tingkat Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang Upaya Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Produksi Asi Selama Pandemi. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(3), 234. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i3.839

Widiastuti, Y. P., & Ramayanti, E. D. (2022). Tingkat pengetahuan ibu menyusui berpengaruh terhadap upaya untuk meningkatkan produksi ASI selama pandemi COVID 19. NURSCOPE: Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 7(2), 97. https://doi.org/10.30659/nurscope.7.2.97-106

Riyanto, Yogi. (2015). Efikasi Diri Penderita Kusta Di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Kusta Sumber Glagah. Efikasi Diri Penderita Kusta Di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Kusta Sumber Glagah, 7(9), 27–44.

Downloads

Published

06/03/2023

How to Cite

Arisdiani, T., Asyrofi, A. ., & Rosida, S. Z. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Efikasi Diri Santriwati dalam Pencegahan Penularan Skabies di Pondok Pesantren. Jurnal Keperawatan, 15(4), 1513–1524. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.1085