Hambatan dalam Program Eliminasi Malaria

Authors

  • Dany Karmila Universitas Islam Al-Azhar
  • Artha Budi Susila Duarsa Universitas Islam Al-Azhar
  • Aena Mardiah Universitas Islam Al-Azhar
  • Ayu Anulus Universitas Islam Al-Azhar

DOI:

https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i1.575

Keywords:

cupak, eliminasi malaria, gelangsar, hambatan

Abstract

Kasus malaria selama era pandemi Covid-19 menjadi masalah yang kurang disoroti, padahal kasus malaria masih ada dan belum terselesaikan. Malaria telah dikendalikan oleh beberapa intervensi di seluruh dunia selama beberapa dekade terakhir. Perlu dilakukan berbagai usaha untuk mengendalikan dan mencegah pembentukan kembali daerah endemik serta menghindari peningkatan morbiditas dan mortalitas akibat kasus malaria. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hambatan dalam program eliminasi malaria di Desa Gelangsar Kabupaten Lombok Barat. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif. Dimana data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam kepada partisipan sebanyak 11 orang. Data dianalisis dengan pendekatan induktif dan disajikan secara naratif. Hasil yang diperoleh melalui wawancara mendalam bahwa hambatan yang ditemukan yaitu kasus malaria terjadi akibat kurangnya pengetahuan mengenai malaria dan pengawasan dalam penggunaan kelambu. Selain itu lingkungan tempat tinggal masyarakat masih berdekatan dengan kandang hewan peliharaan sehingga upaya memutus mata rantai penularan pada manusia kurang terkendali. Dari informasi melalui wawancara mendalam yang didapatkan, masyarakat Desa Gelangsar memiliki tradisi merendam cetakan cupak yang merupakan alat dalam pembuatan gula merah. Cupak direndam dalam air dan didiamkan berminggu – minggu, hal ini menyebab perkembangbiakan jentik – jentik nyamuk. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih banyaknya hambatan dalam upaya eliminasi malaria di Desa Gelangsar.

References

Afridah, (2009). Pengaruh Perilaku Penderita Terhadap Angka Kesakitan Malaria Di Kabupaten Rokan Hilir, Tesis S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Ahmadi, Ruslan. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan ke-1. Yogyakarta: Ar-ruzz Media

Baltzell, K., Harvard, K., Hanley, M., Gosling, R., & Chen, I. (2019). What is community engagement and how can it drive malaria elimination? Case studies and stakeholder interviews. Malaria Journal 2019 18:1, 18(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/S12936- 019-2878-8

Bungin, Burhan (2012). Analisa Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Castro MC (2017). Malaria Transmission and Prospects for Malaria Eradication: The Role of the Environment. Cold Spring Harb Perspect Med. Oct 3;7(10):a025601. doi: 10.1101/cshperspect.a025601.

Diskominfo. (2019). Lombok Barat Menuju Kabupaten Eliminasi Malaria. Diskominfo Kabupaten Lombok Barat. https://lombokbaratkab.go.id/lo mbok-barat-menuju-kabupaten- eliminasi-malaria/

Drain, P. K., & Garrett, N. (2020). SARS-CoV-2 pandemic expanding in sub-Saharan Africa: Considerations for COVID-19 in people living with HIV. EClinicalMedicine,22,100342.https://doi.org/10.1016/J.ECLIN M.2020.100342 https://doi.org/10.4269/ajtmh.200889.

Forero, D.A., Chaparro, P.E., Vallejo, A.F. et al. Knowledge, attitudes and practices of malaria in Colombia. Malar J 13, 165 (2014). https://doi.org/10.1186/1475-2875-13-165

Kemenkes. (2011). Epidemiologi Malaria. Kemenkes. (2017). Buku Saku Penatalaksanaan Kasus Malaria. Kemenkes. (2018). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Murti, Bhisma. 2006. Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif di Bidang Kesehatan. Yogyakarta: UGM press.

Profil Desa Gelangsar (2013). Profil Desa Gelangsar. Website Resmi Pemerintah Desa Gelangsar. https://gelangsar.desa.id/index.php/artikel/2013/7/29/profil-desa-gelangsar

Portugaliza, H. P. et al. (2019) ‘Examining community perceptions of malaria to inform elimination efforts in Southern Mozambique: a qualitative study’, Malaria Journal 2019 18:1, 18(1), pp. 1–14. doi: 10.1186/S12936-019-2867-Y.

Siahaan, Rumanti (2008). Determinan Tindakan Masyarakat dalam Pemberantasan Malaria di Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan [Tesis]. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Torres, K., Alava, F., Soto-Calle, V., Llanos-Cuentas, A., Rodriguez, H., Llacsahuanga, L., Gamboa, D., & Vinetz, J. (2020). Malaria Situation in the Peruvian Amazon during the COVID-19 Pandemic. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 103(5), 1773–1776.

Widiyanto, A., Murti, B., & Soemanto, R. B. (2018). Multilevel analysis on the Socio-Cultural, lifestyle factors, and school environment on the risk of overweight in adolescents, Karanganyar district, central Java. Journal of Epidemiology and Public Health, 3(1), 94-104.

Zawawi, A., Alghanmi, M., Alsaady, I., Gattan, H., Zakai, H., & Couper, K. (2020). The impact of COVID-19 pandemic on malaria elimination. Parasite Epidemiology and Control, 11, e00187. https://doi.org/10.1016/J.PARE PI.2020.E00187.

Downloads

Published

01/13/2023

How to Cite

Karmila, D., Duarsa, A. B. S. ., Mardiah, A., & Anulus, A. (2023). Hambatan dalam Program Eliminasi Malaria . Jurnal Keperawatan, 15(1), 147–154. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i1.575

Most read articles by the same author(s)