Hubungan antara Self Efficacy terhadap Aktivitas Fisik pada Penderita Penyakit Jantung Koroner

Authors

  • Nobrila Salsa Oktandora Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Dian Hudiyawati Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.1999

Keywords:

aktivitas fisik, cardiac self efficacy, rapid assessment of physical activity, self efficacy

Abstract

Bagi penderita penyakit jantung, khususnya penyakit jantung koroner, untuk dapat memperbaiki kondisi kesehatannya, mereka harus memiliki self-efficacy atau kepercayaan diri. Keyakinan diri dalam kapasitas ini dapat membantu seseorang mendapatkan kepercayaan pada kemampuan mereka untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Pasien dengan gagal jantung kongestif (PJK) disarankan untuk meminimalkan waktu duduk mereka untuk meningkatkan fungsi jantung. Karena mereka ragu-ragu untuk melakukan latihan fisik, orang dengan gagal jantung kongestif sering menghindarinya. Penelitian di RSUD Moewardi Surakarta ini bertujuan untuk memastikan hubungan antara aktivitas fisik dan efikasi diri pada pasien dengan penyakit jantung koroner. Dengan menggunakan pendekatan purposeful sampling, 97 pasien poli jantung di RSUD Moewardi Surakarta berpartisipasi dalam penelitian kuantitatif cross-sectional ini. Cardiac Self-Efficacy (CSE) dan Rapid Assessment of Physical Activity (RAPA) adalah alat yang akan digunakan. Kuisoner telah diujikan pada 20 responden dan dikatakan valid dengan nilai alpha Cronbach 0.77 untuk instrument CSE serta nilai Cronbach alpha 0.755 untuk instrument RAPA. Analisis data menggunakan uji Spearman. Temuan menunjukkan hubungan yang menguntungkan dengan kekuatan korelasi moderat (r = 0,570) dan nilai p < 0,05 (p = 0,001) antara efikasi diri dan aktivitas fisik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa di antara pasien jantung koroner RSUD Moewardi Surakarta, efikasi diri dan aktivitas fisik saling terkait.

References

Alamsyah, Qodri, Wan Nishfa Dewi, and Wasisto Utomo. 2020. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Self Efficacy Pasien Penyakit Jantung Koroner Setelah Percutaneous Coronary Intervention.” Jurnal Ners Indonesia 11(1): 65.

Ambrosetti, Marco et al. 2021. “Secondary Prevention through Comprehensive Cardiovascular Rehabilitation: From Knowledge to Implementation. 2020 Update. A Position Paper from the Secondary Prevention and Rehabilitation Section of the European Association of Preventive Cardiology.” European Journal of Preventive Cardiology 28(5): 460–95. https://doi.org/10.1177/2047487320913379.

Ariyani, A’udina Rosyada. 2020. “Kejadian Hipertensi Pada Usia 45-65 Tahun.” Higeia Journal of Public Health Research and Development 4(3): 506–18.

Arta, Radha Dwi, and Hijrin Fithroni. 2021. “Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Mahasiswa Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Mahasiswa Semester Akhir Di Universitas Negeri Surabaya.” Jurnal Kesehatan Olahraga Vol. 09(03): 261–70.

Ayunarwanti, Rizkya. 2020. “Self-Efficacy Terhadap Hipertensi Intradialis Pada Pasien Gagal Ginjal.” Jurnal Berita Ilmu Keperawatan 13(1): 54–61.

Bajelan, Mansoureh et al. 2019. “The Effect of Low Testosterone and Estrogen Levels on Progressive Coronary Artery Disease in Men.” Reports of Biochemistry and Molecular Biology 8(2): 165–71.

Bakker, Esmée A. et al. 2021. “Sedentary Behaviour in Cardiovascular Disease Patients: Risk Group Identification and the Impact of Cardiac Rehabilitation.” International Journal of Cardiology 326: 194–201.

Ekawati Rahayu Sa’pang, Fransiska Anita, Elmiana Bongga Linggi, Trysna Levia Kulla, and Zyatna Patattan. 2022. “Hubungan Self Efficacy Dengan Self Management Pada Pasien Post Stroke.” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada 11: 182–91.

Ekelund, Ulf et al. 2020. “Joint Associations of Accelero-Meter Measured Physical Activity and Sedentary Time with All-Cause Mortality: A Harmonised Meta-Analysis in More than 44 000 Middle-Aged and Older Individuals.” British Journal of Sports Medicine 54(24): 1499–1506.

Fatmawati, Baiq Ruli, Marthilda Suprayitna, and Istianah Istianah. 2021. “Self Efficacy Dan Perilaku Sehat Dalam Modifikasi Gaya Hidup Penderita Hipertensi.” Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram 11(1): 1–7.

Hudiyawati, Dian, and Ajie Maulana Prakoso. 2020. “Effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy to Reduce Depression, Anxiety and Stress among Hospitalized Patients with Congestive Heart Failure in Central Java.” Jurnal Ners 14(3): 367–73.

Kurnia, Anggraini Dwi, and Nikmatus Sholikhah. 2020. “Hubungan Antara Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Depresi Pada Penderita Penyakit Jantung.” Jurnal Kesehatan Mesencephalon 6(1).

Lestari Putri, Agustri et al. 2022. “Efektifitas Intervensi Aktifitas Fisik Jalan Dan Aerobik Terhadap Pencegahan Komplikasi Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Pasca Percutaneous Coronary Intervention: A Review Study Intervention.” Jurnal Perawat Indonesia 6(2): 1033–45.

Lestari, Shinta Dewi, Indah Sri Wahyuningsih, and Ahmad Ikhlasul Amal. 2023. “Gambaran Aktivitas Fisik Dan Tingkat Kenyamanan Pasien Dengan Penyakit Jantung Koroner.” Jurnal Ilmiah Sultan Agung 2(1): 575–82. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/31327.

Lisnawati, Dinda Putri Marichi Ni Kadek; Ni Luh Putu Dewi Puspawati; Ketut. 2023. “Hubungan Efikasi Diri Dengan Aktivitas Fisik Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner: The Correlation Between Self-Efficacy and Physical Activity in Patients with Coronary Heart Disease.” Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) (Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)): 29–38. https://nursepedia.lenteramitralestari.org/index.php/nsp/article/view/26/27.

Mahmudiono, Trias et al. 2021. “Self-Efficacy in Physical Activity and Glycemic Control among Older Adults with Diabetes in Jagir Subdistrict, Surabaya, Indonesia.” Heliyon 7(7): e07578. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07578.

Melyani, Melyani, Lensi Natalia Tambunan, and Eva Prilelli Baringbing. 2023. “Hubungan Usia Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Pada Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah.” Jurnal Surya Medika 9(1): 119–25.

Nagao, Tamotsu et al. 2021. “Effects of Alcohol Consumption and Smoking on the Onset of Hypertension in a Long-Term Longitudinal Study in a Male Workers’ Cohort.” International Journal of Environmental Research and Public Health 18(22).

Ni Kadek, Dinda Putri Marichi, Ni Luh Putu Dewi Puspawati, and Ketut Lisnawati. 2023. “Hubungan Efikasi Diri Dengan Aktivitas Fisik Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner.” Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) 2(1): 29–38.

Polsook, Rapin, and Yupin Aungsuroch. 2020. “A Cross-Sectional Study of Factors Predicting Readmission in Thais with Coronary Artery Disease.” Journal of Research in Nursing 26(4): 293–304. https://doi.org/10.1177/1744987120946792.

Putri, Ariwati Anggita, and Dian Hudiyawati. 2022. “Relationship between Heart Failure Treatment and Self-Management Compliance in Congestive Heart Failure Patients.” Jurnal Berita Ilmu Keperawatan 15(2): 224–30.

Putriani, Yulia. 2018. “Hubungan Efikasi Diri Denga Perilaku Sehat Dalam Modofikasi Gaya Hidup Pada Pasien Stroke Berulang Di Poliklinik RSSN Bukittinggi Tahun 2018.”

Rahmad, Khairullah, and Norlinta Siti. 2023. “Pengaruh Aerobic Exercise Terhadap Peningkatan Kapasitas Fungsional Pada Pasien Jantung Koroner : Narrative Review.” 4(1): 23–39.

Ramadini, Indri. 2018. “Hubungan Aktivitas Fisik Dan Stress Dengan Nyeri Dada Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung Rsup. Dr. M. Djamil.” Human Care Journal 2(3).

Riskesdas. 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/.

Rokhayati, Ai, and Hotma Rumahorbo. 2020. “Gambaran Efikasi Diri Dalam Pengelolaan Faktor Risiko Dan Pemeliharaan Fungsi Kesehatan Pasien Penyakit Jantung Koroner.” Jurnal RIset Kesehatan 12(2): 1–12. https://juriskes.com/index.php/jrk/article/view/1797/409.

Rosidawati, Ida, and Hana Aryani. 2022. “Gambaran Tingkat Risiko Penyakit Kardiovaskular Berdasarkan Skor Kardiovaskular Jakarta.” Healthcare Nursing Journal 4(1): 252–59.

Suardana, I Ketut, Ni Kadek Anita Rismawati, and I Made Mertha. 2020. “Hubungan Efikasi Diri Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis.” Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) 3(3): 141.

Sundari, Rini Kresti, Angga Irawan, and Adriana Palimbo. 2023. “Analisis Faktor Berhubungan Dengan Self Efficacy Pengobatan Pada Pasien Hipertensi.” Jurnal Keperawatan 15(4): 1709–18. http://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/1269/844.

Susanti, Lilis, Murtaqib Murtaqib, and Kushariyadi Kushariyadi. 2020. “Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Silo Jember.” Pustaka Kesehatan 8(1): 17.

Tampubolon, Lindawati Farida, Amnita Ginting, and Florensia Ermasta Saragi Turnip. 2023. “Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner (PJK) Di Pusat Jantung Terpadu (PJT).” Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal 13(3): 1043–52.

world health organizaton. 2020. “The Top 10 Causes of Death.” https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/the-top-10-causes-of-death#:~:text=The top global causes of,birth asphyxia and birth trauma%2C (November 9, 2023).

Downloads

Published

12/28/2023

How to Cite

Oktandora, N. S., & Hudiyawati, D. (2023). Hubungan antara Self Efficacy terhadap Aktivitas Fisik pada Penderita Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Keperawatan, 15(4), 269–278. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i4.1999