Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis

Authors

  • Nur Komariyah Fakultas Keperawatan, Bisnis dan Teknologi, Universitas Widya Husada Semarang
  • Dwi Nur Aini Fakultas Keperawatan, Bisnis dan Teknologi, Universitas Widya Husada Semarang
  • Heny Prasetyorini Fakultas Keperawatan, Bisnis dan Teknologi, Universitas Widya Husada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.32583/pskm.v14i3.2018

Keywords:

kepatuhan, jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit kronis yang mempengaruhi keseimbangan di dalam tubuh sehingga membutuhkan terapi hemodialisis. Pasien yang menjalani terapi hemodialisa perlu melakukan pembatasan cairan. Kepatuhan  pembatasan cairan dapat dipengaruhi usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan.  menggunakan deskriptif korelasi dengan  pendekatan cross sectional Sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan sebanyak 32 orang yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan data demografi yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan kuesioner kepatuhan pembatasan cairan yang sudah dilakukan uji validitas oleh peneliti sebelumnya dengan nilai r hitung 0,621 – 0,872 lebih besar  dari r tabel 0,514 dan sudah reliabel dengan cronbach’s alpha sebesar 0,93.  Analisa data menggunakan kendall tau c. Mayoritas 26 orang (81,3%) berusia dewasa, 17 orang (53,1%) berjenis kelamin laki-laki, 12 orang (37,5%) berpendidikan tamat SD/ tamat SMP dan 20 orang (62,5%) patuh dalam pembatasan cairan. Ada hubungan usia (p: 0,017, CC: 0,344), jenis kelamin (p: 0,039, CC: 0,328) dan tingkat pendidikan (p: 0,033, CC: 0,363) dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan berhubungan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.

References

Aditya (2023) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien CKD Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong Kabupaten Bogor,” Universitas Medika Suherman. Tersedia pada: https://repository.medikasuherman.ac.id/xmlui/handle/123456789/2936.

Ariyani (2019) “Gambaran Karakteristik Pasien Gagal Ginjal Kronis Di Unit Hemodialisa Rumah Sakit Umum Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya,” Jurnal Keperawatan & Kebidanan, 3(2).

Black & Hawks (2014) Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Jakarta: Salemba Medika.

Fauzi & Nishaa (2018) Apoteker Hebat, Terapi Taat, Pasien Sehat. Yogyakarta: Stiletto Indie Book.

Fidayanti (2018) “Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Klien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa di RSI Jemursari Surabaya,” Jurnal Keperawatan, 11(2).

Hasnawati dkk (2022) Epidemologi di Berbagai Aspek. Makasar: Ruzmedia Pustaka Indonesia.

Herlina (2021) “Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Hemodialisis,” Jurnal Dunia Keperawatan, 9(1).

Indonesian Renal Registry (2019) 11th Report of Indonesian Renal Regestry. Jakarta.

Isrofah & Angkasa (2019) “The Efffect Of Sipping Ice To Reducethirsty Feel In Chronic Kidney Disease Patients Who Have Hemodialysis In Rsud Bendan Pekalongan City,” Faculty of Health Science , Pekalongan University.

Kemenkes RI (2017a) “Kidney Disease,” P2PTM, (Ginjal Kronis).

Kemenkes RI (2017b) Situasi Penyakit Ginjal Kronis. Jakarta.

Kemenkes RI (2018) Riset Kesehatan Dasar. Jakarta.

Kurnia (2021) “Kelebihan Volume Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa,” Jurnal Penelitian Keperawatan, 7(1).

Mait (2021) “Gambaran Adaptasi Fisiologis dan Psikologis Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di Kota Manado,” Jurnal Keperawatan, 9(2).

Mardjan & Aswad (2014) “Pembatasan Asupan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal,” Fakultas Kedokteran UNS.

Marniati (2021) Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rajagrafindo.

Melianna (2019) “Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Terhadap Terjadinya Overload pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Post Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati,” Jurnal Ilmu Keperawatan Orthopedi, 2(1).

National Kidney Foundation (2021) Global Facts: About Kidney Disease. Tersedia pada: https://www.kidney.org/kidneydisease/global-facts-about-kidney-disease.

Notoatmodjo (2018) Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Peng dkk (2019) “Self Management Kidney Disease: Systematic Review and Meta Analysis,” Pubmed, 1(142).

Price & Wilson (2012) Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Jakarta: EGC.

Rahma (2017) “Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan Terhadap Terjadinya Hipervolemia pada Pasien Gagal GInjal Kronik di Ruang Hemodialisa RSUD DR. Harjono Ponorogo,” STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun.

Smeltzer (2017) Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Siregar (2020) Buku Ajar Manajemen Komplikasi Pasien Hemodialisa. Yogyakarta: Deepublish Publisher.

Sitiaga (2015) “Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Asupan Protein Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang Menjalani Hemodialisa (HD) Rawat Jalan di RSUD Kabupaten Sukoharjo,” Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tjokroprawiro (2015) Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Surabaya: Airlangga University Press.

Downloads

Published

2024-01-11

How to Cite

Komariyah, N. ., Aini, D. N. ., & Prasetyorini , H. . (2024). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 14(3), 1107–1116. https://doi.org/10.32583/pskm.v14i3.2018