Jurnal Farmasetis https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far <p><img src="blob:https://journal2.stikeskendal.ac.id/d473deb2-89a6-4d3b-b6c2-8384ad235c23" />Jurnal farmasetis merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. Jurnal farmasetis berfokus pada topik teknologi farmasi, manajemen, farmasi sosial, obat tradisional, dan farmakologi yang mencakup 17 pilar meliputi: <em>Pengelolaan resep, Swamedikasi, Manajemen pengelolaan resep, Manajemen rumah sakit, Manajemen apotek, Identifikasi dan determinasi tanaman obat, Standarisasi simplisia tanaman obat, Standarisasi ekstrak tanaman obat, Teknik ekstraksiTeknik isolasi dan pemurnian bahan aktif atau kandungan kimia tanaman obat, Identifikasi dan elusidasi bahan aktif atau bahan kandungan kimia tanaman obat, Semisintesis senyawa bahan bioaktif, Formulasi sediaan obat bahan alam dan studi farmasetiknya, Studi biovialibilitas sediaan obat bahan alam, Uji aktivitas preklinik obat bahan alam : secara in vitro dan in vivo, Uji toksisistas, uji teratogenik dan uji mutagenik, Uji Klinik</em>. Penulis jurnal berasal dari tenaga kesehatan, dosen, mahasiswa, peneliti yang tertarik dalam bidang farmasi. Jurnal diterbitkan pertama kali sejak Juni tahun 2011, dan terbit dengan ISSN versi cetak pada Volume 2 No 1 Juni 2012 dan ISSN versi online pada Volume 6 No 1 Mei 2017. Jurnal farmasetis terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan November.</p> LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal en-US Jurnal Farmasetis 2252-9721 Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Kitosan Cangkang Udang Windu (Penaeus Monodon) dengan Deproteinasi Metode Enzimatis https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/3629 <p>Kitosan diperoleh dari senyawa kitin yang terdapat dalam cangkang udang windu (Penaeus monodon). Tujuan dari penelitian ini yaitu membandingkan kualitas kitosan antara hasil deproteinasi metode basa dengan metode enzimatik. Ekstraksi kitosan dari cangkang udang melalui peroses demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Pengujian karakterisasi kitosan telah memenuhi syarat sesuai SNI No.7949-2013. Rendemen hasil ekstraksi KDK dan KDE berturut-turut sebesar 19,8% dan 24,8%. Kadar air KDK adalah 4,3% dan KDE 8,8%, kadar abu KDK sebesar 1,5% dan KDE 1,11%, kadar nitrogen KDK sebesar 1,11 % dan KDE sebesar 1,63%. Derajat deasetilasi KDK sebesar 81,61% dan KDE sebesar 78,63%. Spektrum infra merah KDK dan KDE menunjukkan pita serapan yang memiliki karakteristik seperti kitosan komersil. Nilai IC50 KDK sebesar 118,42±1,92 ppm dan KDE 107,12±1,26 ppm.</p> Septina Eka Putri Mardiani Nastiti Utami Prashinta Nita Damayanti Copyright (c) 2025 Septina Eka Putri Mardiani, Nastiti Utami, Prashinta Nita Damayanti https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-08-26 2025-08-26 14 3 141 150 10.32583/far.v14i3.3629 Formulasi Sediaan Body Scrub dari Kopi Arabika dan Beras Pandan Wangi dengan Kombinasi Asam Hialuronat https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/3932 <p>Kopi Arabika (Coffea arabica) dan beras Pandan Wangi (Oryza sativa) memiliki potensi besar sebagai bahan utama <em>body scrub</em> karena kandungan antioksidan dan kemampuannya mengeksfoliasi dan mencerahkan kulit, kombinasi dengan Asam Hialuronat bertujuan untuk meningkatkan kelembaban dapat menjaga hidrasi kulit. Tujuan penelitian ini adalah memformulasikan <em>body scrub</em> dan menguji sifat fisik, stabilitas dan hedonik. Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan membuat tiga formula <em>body scrub</em> dengan variasi konsentrasi serbuk kopi (5%, 10%, dan 15%) dan konsentrasi tetap beras pandan wangi serta asam hialuronat. Sediaan diuji sifat fisiknya meliputi evaluasi organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, dan daya lekat, uji stabilitas menggunakan metode <em>cycling test</em>, uji hedonik dengan mengukur kesukaan panelis. Uji Sifat fisik evaluasi organoleptis menunjukan ketiga formula berwarna coklat sampai coklat kehitaman, aroma khas kopi yang meningkat selaras dengan peningkatan serbuk kopi, pH sediaan kopi pada sediaan FI; FII dan FIII secara berturut-turut 7,2±0,185; 7,23±0,056 dan 7,18±0,036, Uji homogenitas dan uji daya lekat ketiga formula memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, Uji Hedonik menunjukan sediaan FII Menunjukan hasil terbaik pada penampakan (78,57%), warna (81,43%), FIII menunjukan hasil terbaik pada aroma (81,43%), sedang pada tekstur FII dam FIII menunjukan hasil yang sama (74,29%). Formulasi <em>body scrub</em> dari kopi Arabika dan beras Pandan Wangi dengan asam hialuronat menunjukan hasil memenuhi persyaratan sifat fisik dan terbukti stabil dan diterima dengan baik oleh konsumen.</p> Muhamad Fauzi Ramadhan May Tri Hastari Nadiatun Wihdatul Chusna Tyas Kharisma Dewi Aziz Rivero Vibra Prakaya Copyright (c) 2025 Muhamad Fauzi Ramadhan, May Tri Hastari, Nadiatun Wihdatul Chusna, Tyas Kharisma Dewi, Aziz Rivero Vibra Prakaya https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-08-30 2025-08-30 14 3 151 158 10.32583/far.v14i3.3932 Aktivitas Sitotoksik Minyak Atsiri Herba Palmarosa (Cymbopogon Martinii L.) terhadap Sel Kanker MCF-7 dan A549 secara in Vitro https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/3907 <p>Kanker payudara dan kanker paru-paru merupakan jenis kanker dengan tingkat kejadian dan kematian yang tinggi di seluruh dunia. Palmarosa Esential Oil (PEO) mengandung geraniol yang telah terbukti bersifat sitotoksik terhadap sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik PEO secara terpisah terhadap sel kanker payudara MCF-7 dan sel kanker paru-paru A549. PEO diekstraksi dari herba Cymbopogon martini dengan distilasi uap dan kemudian dinilai kualitasnya berdasarkan rendemen dan organoleptisnya. Teknik yang digunakan dalam uji sitotoksik menggunakan uji MTT dengan nilai IC50 sebagai indikator sitotoksisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PEO memiliki rendemen 0,25%, berbau kuning muda yang khas, dan memiliki indeks bias 1,471. PEO menunjukkan nilai IC50 sebesar 343,02 µg/ml terhadap sel MCF-7 dan 288,05 µg/ml terhadap sel A549. PEO menunjukkan aktivitas sitotoksik yang sel kanker payudara MCF-7 dan sel kanker paru A549 dengan kategori sitotoksik lemah.</p> Susilowati Susilowati Ahwan Ahwan Ardy Prian Nirwana Zhausan Dina Alifya Copyright (c) 2025 Susilowati Susilowati, Ahwan Ahwan, Ardy Prian Nirwana, Zhausan Dina Alifya https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-08-20 2025-08-20 14 3 133 140 10.32583/far.v14i3.3907 Efektifitas Pijat Endorphin Menggunakan VCO (Virgin Coconut Oil) terhadap Intensitas Nyeri Haid (Disminore) pada Remaja Putri https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/3867 <p>Pijat endorphin merupakan sebuah terapi sentuhan atau pijatan ringan di berikan pada remaja putri yang sedang haid, yang dapat merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa endorphin, yang mana senyawa endorphin ini bisa menjadi pereda intensitas nyeri dan dapat menciptakan rasa nyaman pada remaja yang sedang haid. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi efektifikasi pijat endorphin sebelum dan sesudah di lakukan pijat endorphin terhadap nyeri haid (disminore) pada remaja. Penelitian ini telah dilakukan di SMAN 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian Pre-Eksperimental. Uji statistik menggunakan Paired sampel T-test, uji ini untuk menguji intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan endorphine massage menggunakan VCO. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sehingga di dapatkan sampel sebanyak 10 orang. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Numerical Rating Scale (NRS). Skala Identitas Nyeri Numerik digunakan untuk menggantikan penilaian dengan deskripsi kata. Hasil di dapatkan hampir seluruh remaja putri di SMAN 2 Pulau Punjung mengalami nyeri sedang sebelum dilakukan pijat endorpin sebanyak 8 orang (80%). Dari 10 responden terdapat hampir seluruhnya remaja putri di SMAN 2 Pulau Punjung mengalami nyeri ringan setelah dilakukan pijat endorphin yaitu sebanyak 8 orang (80%). Test statistik menunjukan hasil uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0,002 yang artinya ada efektifitas pijat endorphin menggunakan VCO terhadap nyeri haid (disminhorea) pada remaja putri di SMAN 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.</p> Siti Ainawati Mumtazah Husna Husna Hesti Permata Sari Copyright (c) 2025 Siti Ainawati Mumtazah, Husna Husna, Hesti Permata Sari https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-08-30 2025-08-30 14 3 165 170 10.32583/far.v14i3.3867 Faktor-faktor yang Memengaruhi Ketidakteraturan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri: Artikel Review https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/3919 <p>Ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri merupakan fenomena fisiologis yang mencerminkan ketidakseimbangan antara sistem endokrin dan lingkungan. Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik, pola makan, durasi tidur, stres dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi melalui pendekatan tinjauan literatur. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan database <em>Google Scholar</em>, <em>Science Direct </em>dan <em>Pubmed.</em> Kata kunci yang digunakan adalah<em>“menstrual cycle irregularity AND factors OR adolescents”</em>. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel dari tahun 2020-2025, berupa hasil penelitian, dan tersedia dalam bentuk <em>free full text</em>. Kriteria eksklusi yang digunakan adalah artikel tidak menjabarkan metode secara lengkap dan merupakan penelitian hasil <em>review</em>. Analisis pada 11 dari 94.101 artikel dengan cara memaparkan hasil didapatkan bahwa aktivitas fisik, pola makan, durasi tidur, stres dan status gizi berkontribusi signifikan terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri.</p> <p> </p> Zahra Yonada Indra Asep Sukohar Nurmasuri Nurmasuri Ihsanti Dwi Rahayu Copyright (c) 2025 Zahra Yonada Indra, Asep Sukohar, Nurmasuri Nurmasuri, Ihsanti Dwi Rahayu https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-08-13 2025-08-13 14 3 125 132 Pengaruh Endorphine Massage Menggunakan Virgin Olive Oil terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Persalinan Kala 1 https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/3873 <p>Pijat endorphin merupakan sebuah terapi sentuhan atau pijatan ringan di berikan pada ibu yang dapat merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa <em>endorphin</em>, yang mana senyawa endorphin ini bisa menjadi pereda intensitas nyeri dan dapat menciptakan rasa nyaman pada ibu. Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas Koto Baru Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif <em>pre-eksperimental</em>. Rancangan penelitian yang digunakan adalah <em>one group pretest-postest design</em>. Populasi dan Sampel penelitian ini berjumlah 118 populasi dan 30 sampel. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan <em>accidental sampling</em>. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>one group pretest-postest design</em> artinya kegiatan penelitian yang memberikan tes awal (<em>pretest)</em> sebelum (01) diberikan perlakuan, sesudah (02) di berikan perlakuan barulah di berikan tes akhir (<em>post-test</em>). Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah <em>Numerical Rating Scale</em> (NRS). Skala Identitas Nyeri Numerik digunakan untuk menggantikan penilaian dengan deskripsi kata. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji statistis <em>wilcoxson</em> menunjukkan hasil uji Wilcoxon diperoleh <em>P-value</em> 0,000 ≤ 0.005 artinya ada pengaruh <em>endorphine massage</em> sebelum dan sesudah diberikan pijat <em>endorphine </em>menggunakan virgine olive oil terhadap penurunan intensitas nyeri peralinan kala 1 Di Puskesmas Koto Baru Kabupaten Dharmasraya.</p> Siti Ainawati Mumtazah Nabila Alfina Melani Novita Sari Copyright (c) 2025 Siti Ainawati Mumtazah, Nabila Alfina, Melani Novita Sari https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-08-30 2025-08-30 14 3 159 164 10.32583/far.v14i3.3873